Tombo Stresss
Bagian 1
![]()
Seekor kutu sedang duduk santai di tepi pantai
Kuta di Bali. Ia sedang menikmati sinar matahari, ketika secara
kebetulan ia melihat seorang sahabatnya melintas. Sahabatnya ini
kelihatan letih, kusut, dan tidak bersemangat. Si kutu yang
sedang duduk santai itu berkata, "Hei, apa yang terjadi? Kau
kelihatan jelek sekali."
"Ya," sahut kutu yang ditanya. "Perjalanan saya
kemari sangat mengerikan. Saya membonceng di kumis seorang pria.
Dan kau tahu? Ia datang kemari mengendarai sepeda motor. Angin
bertiup sangat kencang. Dengan setengah mati saya harus
berpegangan erat-erat, agar tidak diterbangkan angin."
"Hmmm..., " kata si kutu yang sedang
duduk santai, "kau salah memilih sarana perjalanan. Sekali
lagi, kalau kau ingin berlibur kemari, maka lebih baik kau pergi
ke bandar udara dan langsung masuk ke ruang tunggu pramugari.
Lalu carilah toilet dan tunggu di sana. Bila salah seorang dari
pramugari itu duduk di toilet, maka lompatlah segera ke dalam
celana dalamnya. Bertenggerlah pada rambut yang ada disana.
Tempat itu lebih nyaman dan menarik. Cobalah lakukan hal itu lain
kali."
Begitulah, tahun berikutnya, kutu yang sama
sedang duduk santai bermandi matahari di pantai, ketika secara
kebetulan ia berjumpa lagi dengan sahabatnya. Sama seperti dulu,
penampilannya kelihatan letih kusut, dan jelek. "Hei..! Apa
lagi yang terjadi dengan dirimu?" teriaknya. "Bukannya
aku sudah menasehatimu agar memilih sarana yang lebih baik?"
"Ya..ya.. nasihatmu telah kuturuti," sahut sahabatnya.
"Seperti yang kau katakan, aku pergi ke bandar udara.
Aku masuk keruang tunggu pramugari. Naik ke toilet, dan melompat
kebalik celana dalam seorang pramugari dan bertengger pada rambut
yang ada disana. Lalu, tiba-tiba, aku tak tahu lagi apa yang
terjadi. Dan tiba-tiba aku sudah berada dikumis lelaki itu, dan
kembali datang kemari mengendarai motor. - Kutu
kembali ke atas
Tiga negara, yaitu Amerika, Inggris, dan Indonesia berlomba-lomba menentukan siapa diantara mereka yang lebih dulu menggunakan teknologi canggih dengan meneliti keadaan tanah negaranya masing-masing untuk melihat siapa yang terhebat di masa lalu. Disepakati penelitian dimulai dari Amerika, trus Inggris dan terakhir Indonesia. Di Amerika, setelah penggalian sudah mencapai 1000 meter maka ditemukan kabel tembaga, maka Team Amerika dengan bangganya menyimpulkan bahwa 1500 tahun yang lalu telah dibangun jalur telepon dengan menggunakan tembaga di Amerika. Di Inggris, setelah penggalian sudah mencapai kedalaman 1000 meter tidak ditemukan kabel tembaga, tetapi setelah mencapai kedalaman 1500 meter ditemukan serpihan kaca, maka Team Inggris tersebut dengan bangganya menyimpulkan bahwa 2500 tahun yang lalu telah dibangun jalur komunikasi dengan memakai Fiber optik di Inggris. Dan terakhir di Indonesia, setelah penggalian sudah mencapai kedalaman 500 meter dan 1000 meter sampai seterusnya tidak ditemukan apa-apa, lalu dengan sangat bangganya, maka Team Indonesia menyimpulkan bahwa 5000 tahun yang lalu komunikasi di Indonesia telah menggunakan teknologi wireless ??.
kembali ke atas
Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR, seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk. Rupanya dia adalah wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan sendiri yang megah. Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya. Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel. "Wah..., ini pasti wartawan TV-RCTI mau mewawancarai saya", pikirnya dalam hati. Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata: "Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil sidang hari ini...". Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sesekali menyebut-nyebut 'demi rakyat' atau 'kepentingan rakyat' keras-keras. Setelah selesai, sambil meletakkan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tadi. "Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai". Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satu berkata: "Maaf Pak..., kami datang ke sini mau memasang saluran telpon Bapak...??"
kembali ke atas
Seorang pria mendapat pekerjaan sebagai penjaga malam di sebuah pabrik. Di pabrik itu sering terjadi pencurian yang dilakukan oleh para pekerja yang mendapat giliran masuk malam. Jadi setiap pagi saat para pekerja malam mulai meninggalkan pabrik, mereka harus melewati pos penjagaan. Di pos itu, penjaga memeriksa tas dan saku para pekerja malam itu, untuk memastikan tidak ada sesuatu yang dicuri. Segala sesuatu berjalan dengan lancar pada malam pertama si penjaga malam itu bekerja. Lalu muncul seorang pria yang mendorong satu kereta sorong yang penuh dengan koran. Aha, pikir penjaga itu, "Dipikir dia bisa menyembunyikan barang yang dicurinya dibawah tumpukan koran itu". Si penjaga memindahkan semua koran, tapi ia tidak menemukan sesuatupun barang di balik tumpukan koran itu. namun si penjaga merasa bahwa pria ini bertingkah aneh, maka dia menanyakan untuk apa koran-koran sebanyak itu dibawanya. "Saya mendapat sedikit tambahan uang dari koran-koran yang didaur ulang. Maka saya selalu pergi ke ruang makan dan mengambil semua koran yang tidak terpakai dan terbuang". Akhirnya, si penjaga mengijinkan pria itu pergi, tapi dia terus memutuskan untuk terus mengawasi pria itu. Malam-malam berikutnya terjadi hal yang sama. Minggu- demi minggu pun berlalu. Pria yang sama selalu mendorong sekeranjang penuh koran melewati pos penjagaan. Si penjaga selalu meeriksa kereta sorong itu dan dia tidak menemukan barang apapun. Suatu malam, sesudah setahun berlalu, si penjaga menerima pesan agar dia segera menghadap supervisor-nya. Dia bergegas menuju kantor supervisor, dan sebelum dia sempat mengucapkan sepatah katapun, boss-nya berkata, "Kamu dipecat..!!", "Dipecat..??" tanya si penjaga itu dengan keheranan. "Tapi apa alasannya? Apa yang telah saya lakukan?". "Sudah menjadi tugasmu untuk memastikan bahwa tidak seorangpun dapat mencuri sesuatupun dari pabrik ini, namun kamu gagal. Jadi, kamu dipecat!". "Tunggu dulu, apa maksudnya gagal. Tak seorangpun mencuri dari tempay ini selama saya menjaganya". "Oh ya," jawab si boss. "Lalu bagaimana penjelasanmu tentang hilangnya 365 kereta sorong??".
kembali ke atas
Home | What's New | The
Profile | Story of Mine | Please Help Me !! | Forum
| My Inspiration
My Friends | The
Very Best | The Gallery
| The Rest | Special
Link
Copyright 2001 - Moon Production
All content in this site is designed by Munying
any comment or suggest to : munying@hotmail.com
20/12/01 07:39:02